“Allahhu akbar allahu akbar..” Azan shubuh sayup-sayup terdengar.
Bukankah tadi tengah bermimpi indah. Apa tadi? Ah lupa! Ku pejamkan
kembali mataku. Kembali terlelap di buai mimpi.
“Allahhu akbar allahu akbar..” Komat berkumandang. Mataku sedikit
terbuka. Beringsut kaki ku turun dari tempat tidur. Dingin sekali pagi
ini! Kuseret kaki ku menuju kamar mandi. Membasuh muka. Bersuci.
Dengan malas aku menuju masjid. Baru di ambang masjid,
“Assalamualikumwarohmatullah..” Yah sholatnya sudah selesai. Pagi ini
aku begitu malas. Rasa-rasanya setan menggantungi kelopak mata untuk
kembali terpejam. Kaki seakan diikat agar aku malas menuju masjid.
Kembali dari masjid langsung menuju tempat tidur. Setan seakan-akan
tak mau melepas. Mereka tak mau menyerah. Bukankah tadi aku sudah
membaca ayat-ayat-Nya? Aku sudah sujud di hadapannya? Ah mungkin aku
hanya melaksanakannya saja tanpa memasukannya ke dalam jiwa.
Minggu, 14 Juni 2015
Rindu
Dapatkah rindu ini menemukan jalannya agar dengan bijak sampai kepadamu?
Ku ceritakan saja pada malam, pada angin yang ku harap terbang mengiris tipis setiap lapisan terkeras di dirimu yang sulit ditembus kata
Rindu tidak hanya sekedar anomali, darinya dapat teruntai do'a dan harapan.
Meski tak bisa ku hantarkan rindu ini, aku yakin tuhan berbisik menyentuh hatimu untuk sampaikan dan rasakan rindu ini.
Langit yang maha luas ini akan sanggup menempuh jarak dengan cepat untuk kirimkan anomali rasa kepadanya, tidurlah dalam rasa damai, ku titipkan do'a agar cahayaNya menerangi tenangnya istirahatmu hari ini dan ketika pagi menyapa sambutlah semesta dengan cinta yang kau punya.(s)
Ku ceritakan saja pada malam, pada angin yang ku harap terbang mengiris tipis setiap lapisan terkeras di dirimu yang sulit ditembus kata
Rindu tidak hanya sekedar anomali, darinya dapat teruntai do'a dan harapan.
Meski tak bisa ku hantarkan rindu ini, aku yakin tuhan berbisik menyentuh hatimu untuk sampaikan dan rasakan rindu ini.
Langit yang maha luas ini akan sanggup menempuh jarak dengan cepat untuk kirimkan anomali rasa kepadanya, tidurlah dalam rasa damai, ku titipkan do'a agar cahayaNya menerangi tenangnya istirahatmu hari ini dan ketika pagi menyapa sambutlah semesta dengan cinta yang kau punya.(s)
Langganan:
Komentar (Atom)